Des 17

[Review] Ulasan Sony Xperia J

Dilihat dari desain language yang dipakai oleh Xperia J, sepertinya Sony ingin mengulangi kesuksesan Xperia Arc dan Arc S yang dulu laris di pasaran. Di segmen menengah bawah ini, Sony memang sudah mempunyai produk andalannya seperti Xperia Miro, namun dengan body yang lebih cantik, resolusi layar yang lebih tinggi dengan ukuran lebih luas membuat Xperia J berada di pasar yang berbeda dari Xperia Miro.

xperia J teknocorner [Review] Ulasan Sony Xperia J

 

Sebagai smartphone yang ditujukan untuk kelas menengah bawah, Xperia J tidak menawarkan sesuatu yang spesial seperti kakak-kakaknya Xperia TX atau Xperia V. Namun untuk hardware yang ditawarkan dengan kisaran harga 2 jutaan. Xperia J akan menarik perhatian orang-orang karena desain classy yang dimilikinya sama sekali tidak menimbulkan kesan murah di smartphone ini. Bagaimana untuk performanya? Silakan baca Review Xperia J berikut

Desain dan Spesifikasi

Seperti kebanyakan smartphone dari Sony, Xperia J mempunyai desain yang simple namun menimbulkan kesan elegan. Dengan dimensi yang relatif kecil yaitu 124.3 x 61.2 x 9.2 milimeter, Xperia J nyaman digenggam dan dioperasikan dengan satu tangan. Body Xperia J terbuat dari plastik namun dengan finishing matte, Xperia J menjadi lebih nyaman untuk digenggam karena tidak licin seperti smartphone dengan finishing glossy. Selain itu, anda tidak perlu khawatir smartphone anda akan cepat kotor seperti Xperia Arc S karena sidik jari anda tidak akan membekas seperti di Xperia Arc S. Penempatan tombol kapasitif di ponsel ini terasa kurang ergonomis karena letaknya terlalu ke bawah, sehingga terkadang terasa agak merepotkan.

desain xperia J teknocorner review bahasa indonesia [Review] Ulasan Sony Xperia J

Smartphone Sony yang satu ini bisa dikatakan mempunyai spesifikasi yang sedikit ketinggalan untuk standar ponsel kelas menengah kebawah sekalipun. CPU yang dipakai masih berjenis Cortex A5, dengan GPU yang digunakan masih Adreno 200. Hal ini tentunya sedikit mengecewakan karena beberapa smartphone dengan vendor ternama lain telah menggunakan GPU Adreno 205, sebut saja HTC One V atau Samsung Galaxy W. Meskipun di beberapa bagian Xperia J masih menggunakan teknologi lawas, tidak berarti Xperia J tidak mempunyai kelebihan. Layar smartphone ini mempunyai kerapatan pixel 245 ppi dengan resolusi FWVGA, baterai yang digunakan lumayan besar yaitu 1750 mAh, media penyimpanan internal yang tersedia untuk user juga mencapai 2 GB, sangat lapang untuk menginstal aplikasi. Jika ingin menyimpan file-file multimedia seperti foto, musik dan video, Xperia J juga mendukung microSD hingga 32 GB.

Layar

xperia J layar teknocorner review bahasa indonesia [Review] Ulasan Sony Xperia J

Layar Xperia J tidak menggunakan teknologi Bravia seperti tipikal smartphone flagship dari Sony. Namun berdasarkan pengamatan, layar Xperia J menampilkan gambar dengan sangat baik, gambar terlihat tajam dan hidup. Namun, ketiadaan sensor cahaya di bagian depan ponsel ini menjadikan kita agak repot karena kita harus melakukan pengaturan tingkat kecerahan secara manual, tidak bisa otomatis seperti pada smartphone kebanyakan. Untuk ukuran smartphone dengan layar tanpa embel-embel HD, Xperia J memiliki performa layar yang cukup bagus, karena pada layar 4 inch dengan resolusi 854×480 pixels, kerapatan pixel per inch yang dihasilkan mencapai 245 ppi.

Kamera

Kamera Xperia J mempunyai resolusi maksimal 5 megapixel dan mempunyai kemampuan merekam video VGA dengan bitrate 30fps. Kamera 5 megapixelnya menghasilkan foto yang cukup baik. Foto yang dihasilkan terlihat hidup dan mempunyai detil yang bagus. Dalam keadaan minim cahaya, lampu flash di smartphone ini akan cukup membantu menghasilkan gambar yang lebih terang. Fitur-fitur yang terdapat di dalamnya tergolong standar smartphone baru Sony, ada beberapa mode yang dapat dipilih seperti Normal, Scene recognition dan Sweep Panorama. Di bawah ini merupakan contoh hasil kamera Xperia J di siang hari

kamera xperia J teknocorner review bahasa indonesia [Review] Ulasan Sony Xperia J

Dengan kemampuan kamera yang cukup baik, sayangnya tidak diimbangi dengan perekam videonya. Resolusi maksimal yang disediakan hanya VGA alias 640×480 pixel saja. Meskipun dapat merekam hingga 30fps, namun resolusi yang kecil akan membuat video anda terlihat pecah jika ditampilkan di layar yang lebih besar. Namun memang itulah standar yang biasa kita temui pada smartphone dengan spesifikasi seperti ini.

Baterai, Lain-Lain.

Dengan baterai yang cukup besar yaitu 1750 mAh, Xperia J terbukti mempunyai daya tahan baterai yang sangat baik. Dalam sekali charge, smartphone ini akan dengan mudah bertahan dalam waktu satu hari penuh dengan pemakaian yang cukup intensif. Kami juga telah memposting tentang review baterai Xperia J pada post sebelumnya, dimana smartphone ini mendapat rating yang cukup mengesankan yaitu 50 Jam.

Untuk hasil benchmark yang kami lakukan, Xperia J mendapat skor 1859 untuk quadrant dan 3546 untuk Antutu. Di Indonesia, smartphone ini dibanderol dengan harga 2,3 jutaan.

Kesimpulan

Kelebihan

* Baterai tahan lama

* Kamera yang cukup baik

* Desain cantik

* Kualitas layar yang baik

Kekurangan

* Lag yang sering ditemui

* Resolusi perekam video yang kecil

 

Sumber : FoneArena